β€œDari sisi ekonomi, Maluku mencatat pertumbuhan sebesar 5,31 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp17,68 triliun,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengatakan tantangan pengendalian harga masih perlu diperhatikan. Maluku mengalami deflasi bulanan sebesar 0,07 persen pada September 2026, tetapi inflasi tahunan tercatat 3,91 persen atau lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,28 persen.

β€œTekanan harga yang berkaitan dengan transportasi dan distribusi barang antarpulau menjadi salah satu aspek yang perlu dicermati untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas usaha di Maluku,” katanya.