Menurutnya, Sulawesi Selatan memiliki warisan keberanian, kehormatan, dan kecendekiawanan. Di sisi lain, dia menekankan pentingnya setiap anggota PERADI Profesional memegang teguh kode etik profesi dan terus mengasah kompetensi di tengah dinamika hukum yang kian kompleks.
Dengan demikian, kata dia, agenda pengukuhan 13 pengurus DPD PERADI Profesional se-Sulawesi Selatan tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa mesin organisasi profesi advokat di daerah terus bergerak aktif.
Harris menyampaikan hadirnya ratusan praktisi hukum, civitas academica, hingga jajaran pengurus pusat di lokasi pameran komitmen menegaskan PERADI Profesional siap hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu.
Selain itu, hadirnya jajaran akademisi perguruan tinggi, Seperti Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Profesor Farida Patittingi, dalam acara diharapkan mampu mengikis jarak antara teori di bangku kuliah dengan praktik penegakan hukum di lapangan.
"Sinergi antara kampus dan organisasi advokat dinilai menjadi kunci vital dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) hukum yang tak cuma cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh serta keberanian membela kebenaran," tuturnya.