Penemuan tersebut membantu menjelaskan bagaimana homokiralitas dapat muncul, tetapi pentingnya penemuan tersebut jauh melampaui teka-teki ilmiah yang telah berusia seabad.

Kiralitas sangat penting dalam pengembangan obat karena tubuh manusia itu sendiri bersifat kiral. Dua versi bayangan cermin dari molekul yang sama dapat berinteraksi secara sangat berbeda dengan protein dan target biologis lainnya.

"Molekul obat perlu disesuaikan dengan kiralitas tubuh manusia, seperti halnya sarung tangan kiri tidak bisa dipakai secara pas di tangan kanan," kata Zou.

Zou menjelaskan bahwa berkat kemampuan untuk bisa memilih satu bentuk molekul, para pakar kimia dapat membuat obat-obatan secara lebih tepat dan mengurangi efek samping yang tidak diinginkan.

Prinsip yang sama juga penting dalam pembuatan bahan perisa, wewangian, bahan kimia pertanian, dan beberapa material canggih.

Penemuan efek nonlinear oleh Kagan juga memberi para pakar kimia cara baru untuk memahami dan mengoptimalkan reaksi asimetris, sementara Soai menunjukkan bagaimana perbedaan awal yang sangat kecil dapat diperbesar melalui proses penguatan mandiri.

Menurut Komite Nobel, itulah sebabnya Kagan dan Soai telah membuat kimia mampu memilih salah satu bayangan cermin.