Namun, luasnya wilayah terdampak dan kondisi cuaca yang menyulitkan pemadaman membuat penanganan membutuhkan dukungan lebih besar serta koordinasi lintas instansi.

Meningkatnya kejadian karhutla mendorong Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri untuk membahas langkah penanganan.

Pada 19 Oktober, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan Presiden meminta dirinya berkoordinasi dengan TNI untuk mengerahkan armada pesawat angkut dalam mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC), salah satunya dengan memakai dry ice yang disebar dari pesawat CASA dan Hercules.