NADIKABAR.COM — Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah berpotensi berdampak pada operasi penerbangan dari dan menuju Arab Saudi. Garuda Indonesia masih membuka rute ke Jeddah.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Eric Ferdinand Sofyal mengatakan pihaknya masih memantau secara intensif perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Penyesuaian operasional penerbangan sudah mulai dilakukan sejak Jumat 9 Oktober 2026 yang lalu.

"Garuda Indonesia telah melakukan sejumlah penyesuaian operasional penerbangan melalui berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif, hingga penundaan penerbangan, berdasarkan perkembangan situasi serta koordinasi dan arahan dari General Authority of Civil Aviation (GACA) di Arab Saudi," beber Eric dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).