Seraya menyatakan bahwa kenaikan harga energi global telah merugikan industri dan konsumen Eropa, Jorgensen menuturkan, "Kami sedang memasuki musim dingin yang saat ini tampak begitu menantang, sehingga kami ingin menyingkirkan segala ketidakpastian yang dapat dihilangkan."

Pernyataan Jorgensen disampaikan usai Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan larangan ekspor diesel pada pekan lalu, sehingga mendorong kenaikan harga produk minyak olahan yang sebelumnya sudah tinggi.

Kendati demikian, Menteri Energi AS Chris Wright kemudian menyatakan sikap skeptis terkait manfaat dari larangan ekspor diesel secara menyeluruh, dan Jorgensen mengatakan dirinya menyambut baik hal tersebut.