Pasukan tambahan ini akan bergabung dengan lebih dari 50.000 personel militer AS yang sudah berada di kawasan tersebut.

Namun, ada kemungkinan USS George Washington akan kembali ke pangkalan induknya di Jepang, sehingga menyisakan dua kapal induk AS di kawasan itu.

Pengerahan kapal induk beserta pasukannya ini dilakukan menyusul penolakan Trump terhadap usulan terbaru Iran mengenai gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam tujuh hari. Upaya negosiasi terbaru, di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, juga menemui jalan buntu.

Dalam wawancara dengan majalah TIME pada Kamis (1/10), Trump mengatakan bahwa dirinya dapat kembali melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilu sela berlangsung, jika tidak ada kesepakatan yang dicapai.