Sementara itu, pihak militer Myanmar tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Seorang saksi mata yang tidak bersedia menyebutkan namanya demi alasan keamanan, menggambarkan situasi setelah serangan tersebut.

"Saya melihat tiga rumah hancur total. Rumah-rumah itu berada di tepi jalan, tepat di titik jatuhnya bom," ujarnya.

"Mereka semua tewas di tempat, termasuk seorang pelajar berusia 11 tahun yang sedang mengendarai sepeda," tambahnya.