NADIKABAR.COM — Wudhu adalah ibadah bersuci (thaharah) yang menjadi syarat sah utama sebelum melaksanakan salat. Dalam pelaksanaannya, terdapat syariat yang mengatur bagian mana yang tergolong rukun dan mana yang tergolong sunnah.
Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar wudhu yang kita jalankan sah secara fikih sekaligus sempurna sesuai sunnah Rasulullah SAW. Apakah perbedaan rukun dan sunah dalam tata cara wudhu, serta bagaimana rincian bacaan doanya?
Mengutip kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, perbedaan rukun dan sunah wudhu terletak pada hukum keabsahannya:
Amalan pokok yang wajib dikerjakan. Jika salah satu rukun tertinggal (baik sengaja maupun lupa), maka wudhu dianggap tidak sah dan wajib diulang.
1. Membaca niat2. Membasuh muka satu kali3. Membasuh kedua tangan hingga ke siku4. Mengusap kepala5. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki6. Tertib atau berurutan.
Amalan pelengkap yang dianjurkan. Jika dikerjakan mendapat pahala, dan jika tertinggal (sengaja atau tidak), wudhu tetap sah, namun berkurang tingkat kesempurnaannya.
1. Membaca Bismillah2. Membasuh kedua telapak tangan sebelum memasukkan ke wadah air
6. Mengusap kedua telinga luar dalam dengan air baru
7. Menyisir jenggot tebal dengan jari
8. Membasuh sela-sela jari tangan dan kaki, mendahulukan bagian kanan baru kemudian kiri
9. Menyucikan masing-masing tiga kali
10. Muwalat (tidak terputus). Pembasuhan tim redaksi satu anggota wudhu dengan lainnya harus dilakukan tanpa terputus dalam waktu yang lama. Adapun, batasannya jangan sampai kering sendiri dalam keadaan normal.
Mengutip kitab Safinatun Najah karya Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami serta kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, Rukun Wudhu terdiri dari 6 hal:
Niat dihadirkan di dalam hati bersamaan saat air pertama kali menyentuh sebagian wajah. Lafaz niat yang disunnahkan:
نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitul-wudhu'a liraf'il-hadatsil-ashghari fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku berniat wudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardhu karena Allah Ta'ala."
Membasuh seluruh permukaan wajah secara merata. Saat membasuh wajah, disunnahkan membaca doa:
اللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِي يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ
Latin: Allahumma bayyidh wajhi yauma tabyadhdhu wujuhun wa taswaddu wujuh.
Artinya: "Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari ketika wajah-wajah menjadi putih dan hitam."
Membasuh tangan kanan lalu tangan kiri hingga melewati siku. Doa saat membasuh tangan kanan:
اللَّهُمَّ أَعْطِنِي كِتَابِيْ بِيَمِيْنيْ اَللَّهُمَّ لَا تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِي
Latin: Allahumma a'thini kitabi biyamini Allahumma laa tu'thini kitabi bisyimali.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah kitab amalku dari tangan kananku, ya Allah janganlah Engkau berikan buku catatan amalku dengan tangan kiri."
Mengusap kulit atau rambut kepala dengan air. Doa saat mengusap kepala:
اللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِي وَبَشَرِي عَلَى النَّارِ
Latin: Allahumma harrim sya'ri wa basyari 'alan-nar.
Artinya: "Ya Allah, haramkanlah rambut dan kulitku dari api neraka."
Membasuh kaki kanan lalu kaki kiri hingga melebihi kedua mata kaki. Doa saat membasuh kaki kanan:
اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمَيَّ عَلَى الصِّرَاطِ
Latin: Allahumma tsabbit qadamayya 'alas-shirathi.
Artinya: "Ya Allah, teguhkanlah kedua kakiku di atas titian shirath."
Melaksanakan seluruh urutan rukun di atas secara berurutan, tidak melompati langkah.
Setelah selesai berwudhu, disunnahkan menghadap kiblat dan membaca doa yang dirujuk dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَّهِرِينَ
Latin: Asyhadu alla ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu. Allahummaj'alni minat-tawwabina waj'alni minal-mutathahhirin.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan membersihkan diri."