β€œSumber pertumbuhan ekonomi tertinggi dari komponen pengeluaran ditopang kinerja konsumsi rumah tangga dengan andil 1,80 persen (yoy),” ucap Merry.

Dia menyebut, secara kumulatif atau triwulan I sampai III 2026, perekonomian Papua Barat Daya tumbuh 3,18 persen (c-to-c) dengan PDRB atas harga berlaku tercatat sebanyak Rp30,45 triliun dan atas dasar harga konstan sekitar Rp19,89 triliun.

"Secara triwulan, ekonomi Papua Barat Daya juga tumbuh 0,23 persen (q-to-q) dibanding triwulan II tahun 2026,” kata Merry.