Sementara itu, indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed, yaitu Personal Consumption Expenditures (PCE), tercatat lebih rendah dari ekspektasi. PCE Price Index tetap berada di level 3,4 persen year on year (yoy) pada Agustus 2026, di bawah konsensus sebesar 3,7 persen yoy.
Sejalan dengan headline inflation, Core PCE Price Index juga tidak berubah di level 3,0 persen yoy, lebih rendah dari ekspektasi sebesar 3,3 persen yoy.Melihat sentimen domestik, rupiah disebut memperoleh sentimen positif berkat ketegasan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
βPernyataan tersebut memberikan reassurance kepada investor terkait prospek stabilitas rupiah,β ujar dia.