Sesampainya di rumah, Salsabila menemukan kotak tersebut sudah tidak ada perhiasannya. Dia dan suaminya langsung mengecek mobil dan mendapati adanya sebuah anting di jok.
"Waktu sampai rumah saya buka kotak perhiasan itu udah kosong. Terus kita cepat-cepat ke mobil. Saya menemukan sebelah anting, Mas, di kursi saya," ucapnya.
Salsabila pun berpikir bahwa perhiasannya telah dicuri. Dia kemudian berinisiatif untuk menghubungi pihak restoran. Setelah itu dia kembali ke restoran tersebut dan sempat menjumpai petugas valet yang menangani mobilnya.
"Terus kita cepat-cepat ke sana. Eh, nyampe di lokasi itu, saya ketemu sama orang yang nge-valetin mobil saya pertama yang menerima," ujarnya.
"Terus kita tanya, 'Mas, ini saya kehilangan emas di dalam laci'. Tapi orangnya itu nggak memberikan keterangan jelas. Dia cuma, 'Oh, gitu, ya, Kak. Oh, iya. Ini (restoran) udah tutup, Kak. Mbak balik aja besok' gitu," lanjutnya.
Usai berdebat, Salsabila pun menemui manajer restoran. Sementara suaminya menjumpai ada seorang petugas valet lainnya yang keluar membeli rokok.
"Kita sebenarnya juga heran kenapa kok keluar. Cuma dia bilang mau beli rokok," sambungnya.
Menurut Salsabila, manajemen resto menawarkan untuk menggeledah dua petugas valet yang sempat menghandle mobilnya. Ternyata mereka menemukan adanya uang yang diperkirakan mencapai Rp 5 juta hingga Rp 10 juta di dompet pegawai valet yang sempat membeli rokok.
"Terus akhirnya digeledah lah dua terduga pelaku ini. Waktu digeledah, salah satu dari yang terduga pelaku ini di dalam dompetnya tuh ada uang mungkin sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta," sebutnya.