NADIKABAR.COM — KPK kembali memeriksa adik mantan Kepala BNPB Suharyanto, Nera Susanto (NER), terkait dugaan korupsi dana siap pakai (DSP) kebencanaan. Penyidik mengusut modus yang digunakan untuk bagi-bagi proyek dana siap pakai kebencanaan di BNPB.

Nera diperiksa bersama dengan salah satu staf tenaga ahli Kepala BNPB Richard Erlangga (RIC) dan Dicky Mahendra selaku Komisaris Utama PT TLS. Budi mengatakan Dicky juga diperiksa soal modus bagi-bagi proyek.

"Saksi NRS dan DIC hadir. Penyidik mendalami pengetahuan kedua saksi terkait bagaimana modus pembagian proyek melalui mekanisme penunjukan langsung (PL) dilakukan, yang anggarannya bersumber dari dana siap pakai (DSP)," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).

Pemeriksaan pada Kamis (5/11) merupakan yang kedua kalinya untuk Nera. Pada pemeriksaan pertamanya yang dilakukan pekan lalu, Nera dicecar penyidik soal metode penunjukan langsung terkait proyek-proyek di BNPB yang menggunakan DSP kebencanaan.