Melalui peringatan Hari Aksara Internasional 2026, Kemendikdasmen ikut menghidupkan Bulan Literasi Nasional sepanjang September 2026. Bulan Literasi Nasional bisa diisi dengan berbagai kegiatan nyata di berbagai daerah dan komunitas.

"Kegiatan dapat sederhana, tetapi harus kita rancang sedemikian rupa sehingga dekat dengan persoalan masyarakat, menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, melibatkan warga belajar, keluarga, dan komunitas," ucap Mu'ti.

Mu'ti mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan. Kemampuan literasi tidak hanya akan berguna untuk diri sendiri, tetapi juga sesama.

"Saya mengajak kita semua untuk menjadi manusia-manusia yang literit, manusia yang tidak hanya memiliki literasi aksara, tetapi juga literasi moral, dan literasi yang bermanfaat bagi kehidupan sesama dan kesejahteraan semesta," katanya.

Baginya, kegiatan literasi akan dapat berjalan dengan baik, jika kita menjadi pembelajar yang kritis. Kemendikdasmen berupaya mewujudkan hal ini melalui pembelajaran mendalam atau deep learning.