Sejarah Garin dengan Tokyo International Film Festival dapat dirunut hingga puluhan tahun lalu, ketika pada 1994 ia meraih penghargaan Gold Prize di Tokyo lewat film Surat untuk Bidadari.
βDapat penghargaan 20 juta yen, film terbaik (Surat untuk Bidadari). Daun di Atas Bantal dapat Special Jury Prize (tahun 1998). Tapi ya nggak nangis!β kenang Garin.
βTerlalu banyak kekerasan dalam kehidupan ini, jadi katarsis. Dan banyak orang-orang yang terkena bencana dan kekerasan, tapi tidak diperhatikan. Jadi banyak ketidakberdayaan, korban kekerasan, korban kerusakan alam yang bukan jadi dosa mereka,β papar Garin.
Merah Sebelum Fajar menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dalam kompetisi utama di Tokyo International Film Festival (TIFF) 2026 (Festival Film Tokyo) yang diikuti berbagai negara itu.