Saleh berusaha bangkit dan berjalan beberapa langkah setelah terjatuh. Dia lantas dibantu polisi, petugas pelabuhan dan porter lain untuk beristirahat di area pelabuhan.
"Karena dada ini su (sudah) rasa sakit sekali lah. Saya memilih berbaring sebelum mobil pelabuhan datang dan antar saya ke rumah sakit," tuturnya.
Setibanya di rumah sakit, Saleh tidak bisa dirawat karena ruangan sudah penuh. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit lainnya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Saya pun kembali ke rumah sakit kedua supaya bisa di-rontgen saja," ujar Saleh.
Saleh sempat terkendala biaya rumah sakit karena BPJS miliknya berstatus nonaktif. Beruntung, dia mendapat bantuan dari warga hingga donasi mengalir untuk biaya pengobatannya.
"Selanjutnya saya menjalani pengobatan kampung di rumah bersamaan, namun sesekali ke rumah sakit untuk rontgen," pungkasnya.