Sebelum kick-off pertandingan melawan Bangladesh pada Kamis (1/10) malam, seluruh elemen yang hadir di SUGBK mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban.
Indonesia membutuhkan kemenangan dengan skor besar untuk mengamankan posisi teratas grup. Skuad Garuda akhirnya menang 9-2, tetapi kepastian lolos ke final baru didapat melalui drama pada menit-menit akhir pertandingan.
Ketika laga memasuki penghujung waktu, Indonesia masih membutuhkan tambahan gol untuk memastikan keunggulan atas Malaysia dalam persaingan klasemen. Indonesia akhirnya unggul dalam jumlah gol yang dicetak, yakni 11 gol berbanding sembilan gol milik Malaysia.
Perjalanan skuad Garuda menuju partai puncak juga diwarnai sejumlah keputusan wasit yang menjadi perhatian. Mulai dari gol Justin Hubner dianulir karena offside, kartu merah Thom Haye hingga gol Ole Romeny dianulir.
Setelah melewati persaingan ketat di Grup A, skuad Garuda meraih kesempatan memburu gelar juara. Indonesia bersiap menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin (5/10).