Sejumlah warga tampak lalu lalang menggunakan motor berisi beberapa jeriken menuju sungai. Medan jalan yang tidak mudah, tak menyurutkan langkah mereka untuk mengangkut jeriken-jeriken berisi air tersebut.

Pelan-pelan air mulai diambil dari 'belikan' sungai, dimasukkan ke ember. Lalu dari ember dimasukkan ke jeriken yang mereka bawa. Setelah semua terisi penuh, mereka bawa ke rumah masing-masing untuk dituangkan ke ember besar yang telah disediakan.

"Airnya ya untuk masak, mandi, mencuci pakaian. Bahkan kita masak agar bisa diminum. Apalagi kebutuhan minum ternak juga harus dipenuhi," tutur Didik.