"Bapak dan Ibu selalu mengajarkan saya untuk tidak mudah menyerah. Walaupun mereka tidak dapat melihat perjalanan saya selama kuliah, doa dan dukungan mereka selalu menjadi kekuatan terbesar," tutur Yosi.

Hingga akhirnya, ia berhasil menyelesaikan studi dengan IPK 3,80. Selain lulus dengan nilai membanggakan, Yosi juga terpantau akhir berorganisasi di Himpunan Mahasiswa Program studi.

Setelah lulus, Yosi berencana menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia juga mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.