NADIKABAR.COM — Belum lama tahun Islam 1448 Hijriah dimulai, informasi soal awal Ramadhan 2027 mulai dicari. Bukan tanpa sebab, bagi umat Islam, bulan kesembilan kalender Hijriah tersebut memang memiliki keistimewaan dan membangun rasa rindu di hati.
Sebagaimana pembaca ketahui, tanggal permulaan Ramadhan selalu maju setiap tahun. Penyebabnya, seperti dijelaskan laman Studio Arabiya, karena perbedaan jumlah hari kalender Hijriah dan Masehi.
Kalender Hijriah menggunakan peredaran Bulan, sedangkan Masehi mematok Matahari. Alhasil, ada perbedaan total hari antarkeduanya, yakni 354 (Hijriah) berbanding 365.25 (Masehi) hari.
Selisih hari ini menyebabkan Ramadhan seakan-akan 'maju' setiap tahun. Bila tahun ini Ramadhan dimulai pada 19 Februari 2026, maka tahun 2027, Ramadhan diawali tanggal berapa? Simak perkiraannya!
Dilihat dari Kalender Hijriah Global Tunggal 1448 H yang dikeluarkan Muhammadiyah, awal Ramadhan ditulis jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Itu artinya, tarawih pertama digelar Minggu malam, 7 Februari 2027.
Sebagai informasi, KHGT disusun menggunakan perhitungan astronomi atau dikenal dengan metode hisab. Kalender ini dimunculkan untuk menyatukan kalender umat Islam di seantero penjuru Bumi.
Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadhan melalui sidang isbat yang digelar akhir Syaban. Sebelum sidang digelar, perkiraannya dapat dicek dalam kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama.
Namun, sampai artikel ini dibuat, kalender Hijriah 2027 belum dirilis. Sebagai gantinya, pembaca bisa merujuk Peta Ketinggian Hilal 2027 keluaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Diketahui, Indonesia menentukan awal bulan dengan kombinasi metode hisab dan rukyatul hilal yang memakai kriteria imkanur rukyat MABIMS. Kriterianya adalah tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.
Jika kriteria itu terpenuhi, maka secara hisab, posisi hilal (bulan baru) sudah memenuhi persyaratan. Namun jika tidak, bulan berjalan digenapkan 30 hari dan baru esoknya, bulan baru dimulai.
Berdasarkan data BMKG, konjungsi Ramadhan 1448 H terjadi pada 6 Februari 2027 pukul 22.56.02 WIB. Pada saat Matahari terbenam di Indonesia 6 Februari 2027, posisi hilal berada pada ketinggian -4,52° di Jayapura hingga -3,22° di Tua Pejat. Itu artinya, kriteria tinggi minimal 3° belum terpenuhi.
Dengan demikian, diperkirakan Syaban bakal digenapkan sampai hari ke-30-nya yang bertepatan dengan 7 Februari 2027. Kemudian, 1 Ramadhan 1448 H dimulai 8 Februari 2027.
Daftar resmi libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2027 bakal diumumkan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Hingga 10 September 2026, SKB 2027 belum dikeluarkan.
Dengan perkiraan Lebaran tanggal 9 Maret 2027, maka begini daftar libur nasional dan cuti bersamanya, mengacu SKB 2026:
Bagi pembaca yang membutuhkan, ini kalender Ramadhan 2027 Muhammadiyah lengkap konversinya ke tanggal Masehi:
Demikian sekilas mengenai perkiraan awal Ramadhan 2027 dan jadwal libur lebarannya. Semoga bermanfaat!