Integrasi berbagai sektor dalam satu rangkaian pameran ini menjadi peluang strategis bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan bisnis, menemukan mitra potensial, serta menjajaki kolaborasi lintas sektor.

Melalui konektivitas antara teknologi, produksi, penyimpanan, dan distribusi, penyelenggaraan ALLPack Indonesia 2026 mendapat dukungan dari Kemenperin, Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar), serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM).

Dukungan ini semakin memperkuat peran ALLPack Indonesia sebagai platform strategis untuk mendorong pertumbuhan industri, memperluas peluang investasi, serta memperkuat kolaborasi antarpelaku usaha di Indonesia.

Lebih dari sekadar pameran, ALLPack Indonesia 2026 menghadirkan lebih dari 65 agenda edukatif dan bisnis, mulai dari seminar, talk show, konferensi, workshop, hingga program business matching yang mempertemukan pelaku industri, pakar, asosiasi, pemerintah, pembeli potensial, serta mitra bisnis dari dalam dan luar negeri.

Beragam program ini mengangkat isu strategis dan perkembangan terkini di sektor pengemasan, pengolahan, farmasi, makanan dan minuman, plastik, teknologi manufaktur, hingga ekonomi sirkular.

Pengunjung juga berkesempatan memperoleh wawasan baru, mendiskusikan tantangan industri, memahami perkembangan regulasi, serta menjajaki peluang kolaborasi dan ekspansi pasar.

Berikut sejumlah program unggulan yang dapat diikuti selama pameran berlangsung.

Berbagai seminar dan konferensi menghadirkan pembahasan strategis seputar perkembangan teknologi, peningkatan kualitas produk, investasi, serta masa depan industri pengemasan dan pengolahan.1. Iran Indonesia Trade Center - From Technology to Market: Creating New Synergies between Iran and Indonesia's Pharmaceutical Industries2. Indonesian Plastic Recyclers (IPR) - Industrialization of Waste Management3. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) & Indonesia Packaging Federation (IPF)- Presentation on Investment Opportunities and Incentives in Indonesia in the Packaging Industry4. China Machinery Engineering Corporation (CMEC) - Export to China: Business Seminar & Market Opportunities Program5. LPPOM MUI - Strengthening Product Quality through Halal Certification and Laboratory Testing.6. Rieckermann - The Pillars of Smarter Pharma & Biopharma Manufacturing | The Future of Flexible Packaging7. Indonesian Olefin, Aromatic and Plastics Industry Association (INAPLAS) - Plastic Industry: Mitigating the Current Issues & Future Trends in the Plastic Industry8. Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi) dan PMMC - Seminar Industri Biofarmasi9. Asia Pacific Food Industry - Automation Industrial Conference: Where ASEAN's Manufacturing Leaders Come to Think About What's Next, 10. INAPLAS - Technical & Clinic Plastic: Technical Issues Process for PP, PE, PET Products and the Challenge of Circular Economy for Sustainable Products11. IPF - Key Trends Shaping the Future of Packaging12. Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Selulosa (BBSPJIS) - SNI 9401:2025 untuk Mewujudkan Kemasan Pangan yang Aman dan Unggul13. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) - Rethink, Reuse, Remanufacture: Innovating for a Circular Future14. Pemuda Tani - Petani Pemuda Menjangkau Pasar Internasional.

Program talk show menghadirkan perspektif praktis mengenai penerapan teknologi, desain kemasan, rantai pendingin, serta pengembangan produk berbasis kearifan lokal.

1. PRINT 3D - Mengenal Manfaat Penerapan Teknologi 3D Scan & Print untuk Efisiensi Manufaktur2. Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) - Cold Chain Talk Show: Inter-island Delivery for Fresh Produce3. GP Jamu (Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia) - Jamu: Dari Warisan Budaya Menuju Tren Kesehatan Dunia

4. IPF - Talk Show InPack: The Evolution of Packaging Design.

3. Business Matching dan Pengembangan Pasar