Sementara itu, Menteri Rekonstruksi Goshi Hosono ditunjuk untuk merangkap jabatan sebagai Menteri Penanganan Bencana. Posisi baru tersebut memberikan Hosono wewenang untuk memberikan rekomendasi kepada kementerian dan lembaga lain. Instansi yang dinilai belum memberikan upaya penanganan bencana yang memadai diwajibkan untuk mematuhi rekomendasi tersebut.

Badan Penanganan Bencana Nasional menjadi lembaga pertama yang dibentuk dan berada langsung di bawah pengawasan Kabinet Jepang sejak pendirian Badan Digital pada September 2021. Selain gempa bumi, badan itu juga diberi mandat untuk memitigasi dampak hujan dengan intensitas tinggi hingga letusan gunung berapi.

Salah satu tantangan utama bagi lembaga baru itu adalah memperluas asistensi bagi pemerintah daerah di tingkat kota atau distrik yang sering kali terkendala keterbatasan anggaran dan minim tenaga ahli kebencanaan.

Gempa dahsyat yang berpotensi terjadi di Palung Nankai yang membentang di lepas pantai Pasifik barat daya Jepang, maupun yang berpotensi melanda Tokyo, diproyeksikan dapat memicu lonjakan jumlah pengungsi.