NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan (Zulhas) memberikan semangat kepada mahasiswa Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri agar berani bermimpi, berusaha, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.
Pesan tersebut disampaikan Zulhas saat mengisi kuliah tamu di UNISKA Kediri, Kamis (10/9). Di hadapan sivitas akademika, ia membagikan pengalaman hidupnya sebagai motivasi bagi mahasiswa.
Zulhas mengaku pernah mengalami kegagalan saat mencoba masuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Padahal, saat SMA di Jakarta, ia mengaku menjadi juara umum di sekolahnya.
Keinginannya menjadi dokter dilatarbelakangi pengalaman pahit ketika sang ibu meninggal dunia saat melahirkan karena tidak mendapatkan pertolongan dokter.
"Bayangkan, siswa paling pintar di sekolah, masuk fakultas-fakultas, enggak lulus. Sedihnya jangan lama-lama," kata Zulhas, Kamis (10/9/2026).
Ia kemudian memilih bangkit dan mengambil langkah berikutnya. Zulhas diterima menjadi calon pegawai negeri di Kementerian Pertanian. Namun, setelah menjalani pekerjaan tersebut selama sekitar delapan hari, ia memutuskan berhenti karena merasa ingin mencari jalan hidup yang berbeda.
"Saya gelisah, kalau hidup cuma makan, di mana juga makan. Delapan hari saya berhenti. Hidup berani," ujarnya.
Dari situlah Zulhas mulai belajar secara mandiri. Ia banyak membaca buku dan mengikuti kursus, termasuk mempelajari bidang marketing dan pemasaran. Ia kemudian menyusun target hidup dan mulai membangun usaha.
Pengalaman tersebut, menurutnya, mengajarkan bahwa seseorang harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berani mencoba, serta tidak hanya mengikuti pilihan teman.
"Jadi kamu harus mengetahuinya banyak. Jadi, berani dan tahu," pesannya kepada mahasiswa.
Zulhas juga mengingatkan mahasiswa agar tidak membiarkan waktu berlalu tanpa tujuan. Menurutnya, kesempatan tidak bisa diulang ketika usia telah bertambah.
"Hidup satu kali. Begitu kamu 30, kamu nggak bisa kembali ke umur 20. Nggak bisa. Sudah lewat. Jadi, hari-hari esok itu tergantung hari ini," tegasnya.
Ia meminta mahasiswa UNISKA berani memasang cita-cita tinggi. Menurutnya, tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk mengatakan dirinya tidak mampu sebelum benar-benar berusaha.
"Intinya itu semua bisa. Jangan ada kata-kata saya tidak bisa," katanya.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tidak takut menghadapi kegagalan maupun kesulitan. Justru, menurutnya, pengalaman sulit dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter yang lebih kuat.
"Kesulitan-kesulitan itu membuat kita jadi kuat, membuat kita jadi kokoh, membuat kita jadi berani," tutur Zulhas.
Di akhir pesannya, Zulhas berharap dari UNISKA akan lahir banyak tokoh besar di masa depan, mulai dari pemimpin militer, ketua lembaga, ulama, menteri hingga kepala daerah.
"Dari UNISKA itu ada yang jadi Panglima TNI, ada yang jadi Ketua MPR, ada yang jadi Ketua Majelis Ulama Indonesia, ada yang jadi Ketua PBNU, ada yang jadi Menko Pangan, ada yang jadi wali kota. Bisa? Bisa. Asal mau," pungkasnya.