NADIKABAR.COM — Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengeluarkan pernyataan terbaru setelah negaranya dijatuhi rangkaian sanksi terbaru Amerika Serikat (AS). Diketahui, AS menjeratkan sanksi baru saat konflik dengan Iran semakin berlarut-larut dan upaya diplomasi terhenti.

dihimpun dari keterangan resmi pada Sabtu (29/8/2026), rentetan sanksi AS itu dimaksudkan untuk meruntuhkan rezim Teheran. Mojtaba dalam pernyataan terbarunya mencetuskan bahwa peningkatan ketergantungan pada produksi dalam negeri Iran menjadi kunci untuk mengatasi masalah ekonomi negaranya.

Mojtaba juga menyerukan pengurangan secara bertahap atas peran dominan dolar AS dalam perekonomian negaranya. Ia mendesak pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian memberikan perhatian serius terhadap berbagai tantangan ekonomi, termasuk inflasi, pengangguran, pengendalian harga, hingga pengaturan pasar barang dan jasa.

"Kunci utama untuk mengatasi semua persoalan ini terletak pada peningkatan ketergantungan terhadap produksi dalam negeri," cetus Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.