Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Mojtaba menyerukan perlunya meningkatkan investasi dan mengarahkannya pada sektor-sektor yang bermanfaat dan penting. Tujuannya secara bertahap mengurangi peran penting dolar dan menempatkan kebijakan 'ekonomi perlawanan' sebagai prioritas utama.

Mojtaba sendiri belum muncul ke depan publik sejak menjabat pada awal Maret lalu. Kali ini, dia menekankan pentingnya memastikan pasokan barang kebutuhan pokok dan barang khusus yang memadai.

Di sisi lain, nilai tukar Rial Iran merosot ke rekor terendah terhadap dolar AS di pasar bebas pekan ini, menembus angka 2.000.000 Rial per dolar AS. Hal itu seiring langkah Washington memberlakukan sanksi-sanksi tambahan untuk melumpuhkan perekonomian Teheran.

Mojtaba juga memuji pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian selama masa perang. Termasuk dalam upaya menyediakan barang dan berbagai layanan yang dibutuhkan oleh rakyat, memperbaiki fasilitas penting yang rusak, dan mengelola pasokan energi di tengah pembatasan dan konspirasi musuh 'Amerika Zionis' maupun intensifikasi sanksi dan blokade.