Azizi menyebut perintah Mojtaba Khamenei kepada para komandan militer bersifat final dan mengikat. Dia juga menegaskan Iran tidak akan membatasi respons berdasarkan wilayah maupun sasaran serangan.
"Kami akan merespons setiap ancaman dengan segera dan jauh lebih keras daripada sebelumnya, serta tidak akan ada batasan apa pun, baik secara geografis maupun terkait target yang disasar," ujar Azizi melalui akun X resminya.
Dia turut menyinggung konflik sebelumnya yang melibatkan Iran. Menurutnya, Iran akan menentukan sendiri bagaimana perang tersebut berakhir.
"Tidak diragukan lagi, kamilah yang akan menentukan akhir dari perang ini, bukan pihak yang kalah dalam perang 12 hari maupun perang 40 hari," tambahnya.
Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memperingatkan AS dan Israel agar tidak kembali melancarkan serangan militer. Pernyataan itu disampaikan setelah muncul ancaman mengenai kemungkinan dimulainya kembali pertempuran.
"Jika musuh sekali lagi melancarkan serangan militer atau teroris, maka angkatan bersenjata Republik Islam dan bangsa Iranlah yang akan menentukan waktu dan kondisi untuk mengakhiri serangan tersebut," demikian pernyataan Khamenei yang dipublikasikan di situs pemerintah, seperti dilansir AFP, Minggu (1/11).