Khamenei juga memerintahkan para komandan militer memastikan setiap ancaman mendapat respons segera dan berdampak. Dia bahkan meminta daftar target Iran diperbarui dengan memasukkan berbagai aset milik AS dan Israel.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump belum memutuskan apakah akan melancarkan serangan baru terhadap Iran. Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di tengah terhentinya perundingan perdamaian.

"Kita dapat mencapai tujuan militer jika kita menghendakinya," kata Rubio dalam konferensi pers di Atlanta, Georgia, seperti dilansir AFP, Minggu (1/11).

Namun, Rubio menegaskan Trump belum mengambil keputusan terkait kemungkinan tindakan militer lanjutan. Situasi tersebut membuat peluang konflik kembali terbuka meski upaya diplomasi masih berlangsung.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mendesak perselisihan AS dan Iran segera diselesaikan. Dia menilai penutupan Selat Hormuz akibat konflik kedua negara harus segera diakhiri agar jalur perdagangan penting tersebut kembali dibuka.

"Hampir semua negara yang hadir sepakat bahwa konflik baru harus dihindari dan diplomasi harus terus diberi kesempatan," ujarnya.