Digitalisasi tersebut tidak hanya berlaku untuk naskah berbahan kertas, tetapi juga naskah berbahan bambu atau material tiga dimensi lainnya. Khusus untuk naskah tiga dimensi, diperlukan teknik pemotretan khusus agar bentuk dan informasi pada naskah dapat terdokumentasikan dengan baik.
"Setelah memiliki kemampuan tersebut, tim diharapkan dapat melakukan digitalisasi naskah secara mandiri," ucap Aminudin.
Selain bantuan teknis konservasi dan digitalisasi, terdapat pula bantuan fisik dari Perpusnas untuk melakukan inventarisasi naskah, yang menjadi salah satu bagian penting sebelum naskah masuk ke tahap pelestarian dan pemanfaatan lebih lanjut.