NADIKABAR.COM — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono mengatakan, Perpustakaan Nyi Ageng Serang menyimpan koleksi khusus Kejakartaan--kumpulan bahan pustaka, literatur, dan dokumen khusus mengenai Jakarta.
"Masyarakat Jakarta membutuhkan informasi-informasi terkait dengan Jakarta. Itulah sehingga perpustakaan Nyi Ageng Serang itu lebih ke arah Kejakartaan. Buku-buku referensi kami sediakan di situ," kata dia dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Perpustakaan Nyi Ageng Serang atau dulu disebut Perpustakaan Daerah berada di lantai 7 dan 8 Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.
Perpustakaan seluas 4.000 meter persegi ini sempat beroperasi pada 2020 karena pandemi COVID-19, lalu direvitalisasi dengan wajah, layanan, dan konsep yang lebih modern.
"Gubernur Pramono pada 7 Juli 2026, meresmikan Perpustakaan Nyi Ageng Serang. Ini merupakan langkah baru karena memang kami melihat permintaan masyarakat, pemustaka yang dulunya pernah hadir di Nyi Ageng Serang," kata Nasruddin.
Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menyediakan lebih dari 20 ribu eksemplar koleksi buku yang terdiri atas Koleksi Serah Simpan, Koleksi Umum, Koleksi Referensi, dan Koleksi Khusus Kejakartaan.
"Selain itu pula, banyak yang baru-baru di Perpustakaan Nyi Ageng Serang. Karena setiap karya cetak memang ada satu yang harus diserahkan ke perpustakaan. Ini yang kami juga senang, semakin banyak penerbit yang menerbitkan buku, perpustakaan juga koleksinya akan semakin banyak," kata Nasruddin.
Perpustakaan Nyi Ageng Serang juga menyediakan beberapa fasilitas, seperti ruang bilik-bilik untuk diskusi dan aula untuk melakukan diskusi terkait buku-buku serta ada juga galeri perkembangan Jakarta dari masa ke masa di sana.