Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf juga mengungkapkan, hingga saat ini terdapat hampir 13 ribu pengaduan yang masuk. Ia mengatakan pengaduan tersebut akan ditangani secara bertahap.
"Hari ini saja baru dibuka, itu hotline itu sudah ratusan sudah masuk, sudah terlayani, bahkan banyak yang belum sempat diakomodir atau diangkat teleponnya," kata Menhaj.
"Melalui hotline, dan melalui komitmen yang Anda bisa lihat di atas gedung kita, itu menunjukkan komitmen kami untuk pastikan haji dan umrah harus berlaku bersih, dan praktiknya harus suci," sambungnya.
Menurut Dahnil, persoalan yang banyak ditemukan belakangan ini berkaitan dengan penyelenggaraan umrah. Ia menyebut sektor tersebut selama ini berkembang dengan mekanisme pasar yang sangat terbuka.
"Bahkan kita sekarang punya travel umrah itu sekitar kurang lebih 3 ribuan, 3.000 travel umrah. Nah oleh sebab itu, kami akan upayakan supaya segera diverifikasi ulang untuk memastikan mana travel umrah yang pantas digunakan oleh publik, mana yang tidak," tegas Dahnil.