Giliran Persebaya nyaris berbalik unggul pada menit ke-39 melalui tendangan keras Gledson yang berhasil digagalkan kiper PSS, disusul sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-40 yang masih melebar tipis di sisi gawang.
Hingga wasit meniup peluit untuk turun minum pada akhir tambahan waktu, skor tetap imbang 1-1.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang dengan tetap mendominasi permainan bola-bola bawah dan mengurung pertahanan PSS Sleman.
Peluang pertama Persebaya di babak kedua tercipta pada menit ke-46 melalui sundulan Malik Risaldi, tetapi bola masih dapat digagalkan penjaga gawang PSS.
Diogo Ramalho dan Toni Firmansyah juga sempat melepaskan sepakan jarak dekat tak lama setelahnya, tetapi masih melenceng di sisi gawang.
Anak asuh Pieter Egge Huistra justru mampu mengejutkan lewat serangan balik dan mencetak gol pada menit ke-61 melalui sepakan kaki kanan Hiromu Tanaka, setelah menerima umpan dari Gustavo Tocantins.
Tendangan pemain tersebut membentur pemain belakang Persebaya sehingga bola berbelok arah dan mengecoh kiper Ernando Ari, skor berubah menjadi 1-2.
Giliran Persebaya membalas dan kembali mendapat peluang emas pada menit ke-65 melalui sundulan Jose Walber Mota setelah mendapat umpan dari Jefferson Silva, tetapi bola masih bisa diselamatkan oleh kiper PSS Sleman.