NADIKABAR.COM — Persebaya harus menempuh perjalanan darat dan laut untuk kembali ke Surabaya dari Lampung. Hal itu dilakukan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada operasional penerbangan dan Bandara Soekarno-Hatta ditutup.
Tim Persebaya bertolak dari hotel pada pukul 07.00 WIB pagi ini. Skuad Bajul Ijo kemudian menuju Pelabuhan Bakauheni untuk menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten.
Setibanya di Merak, tim Persebaya akan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya melalui jalur darat.
Kapten Persebaya Francisco Rivera menyebut, perjalanan kali ini menjadi pengalaman baru bagi tim. Ia juga mengaku bisa memahami perjuangan suporter yang menempuh perjalanan jauh untuk mendukung Persebaya.
"Ini pengalaman baru untuk melakukan perjalanan seperti ini ke Surabaya. Kami bisa memahami para suporter yang melakukan perjalanan yang sama untuk mendukung kami," kata Rivera, Minggu (6/9/2026).
Rivera mengatakan, ini menjadi kali pertama dirinya melakukan perjalanan menggunakan kapal selama berada di Indonesia.
Setelah menyeberang dengan kapal, rombongan Persebaya akan melanjutkan perjalanan menggunakan bus.
"Ini pertama kalinya saya melakukan perjalanan seperti ini, naik kapal di Indonesia, setelah itu naik bus. Kami berharap semuanya baik-baik saja dan kami bisa segera sampai di Surabaya," pungkasnya.
Sebelumnya, Persebaya Surabaya bertandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung, Sabtu (5/6/2026).