PT WKS juga mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk mendukung upaya pemadaman dari udara. Operasi darat dan udara dilakukan secara terpadu dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan, termasuk arah angin, karakteristik lahan, akses menuju lokasi, serta ketersediaan sumber air.

β€œKarakteristik lahan gambut membutuhkan penanganan yang intensif dan terkoordinasi, karena itu penguatan operasi darat, pengelolaan sumber air, penggunaan alat berat, pemantauan udara hingga water bombing dilakukan secara terpadu dan terus disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan,” kata Taufik.

Rangkaian penanganan di HLG Londerang juga menempatkan keselamatan personel sebagai perhatian utama. Koordinasi antar-tim terus dilakukan untuk memastikan pembagian tugas dan penggunaan sumber daya dapat berjalan sesuai kebutuhan operasi.

β€œYang jadi prioritas bersama bagaimana kebakaran dapat ditangani seefektif mungkin sekaligus menjaga keselamatan seluruh personel. Kolaborasi seluruh unsur menjadi penting agar setiap sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara optimal sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” kata Taufik.