NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga mengantisipasi adanya gangguan dan intervensi dalam proses pengadaan minyak mentah, bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga pendistribusiannya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah adanya tindakan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Untuk mengantisipasi adanya gangguan dan intervensi dari pihak-pihak tertentu dalam proses pengadaan minyak mentah, BBM, LPG, termasuk proses pendistribusiannya, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah-langkah strategis dan antisipatif dalam rangka mengeliminir adanya tindakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Kepolisian untuk memastikan terwujudnya tata kelola yang transparan, akuntabel, berintegritas, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," tambah Roberth.