β€œSelama ini distribusi BBM ke wilayah tersebut hanya dapat menggunakan moda transportasi udara, sehingga kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak diantaranya Trigana Air selaku maskapai kargo yang mengangkut BBM dan otorita bandara terkait izin terbang akibat kabut asap," kata Ispiani.

Menurutnya, pengiriman BBM ke Kabupaten Jayawijaya umumnya dilakukan setiap hari melalui empat kali penerbangan, namun akibat kondisi kabut asap yang mempengaruhi jarak pandang dan operasional penerbangan, frekuensi penerbangan yang dilayani Trigana Air saat ini berkurang menjadi sekitar satu hingga dua kali per hari.

Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan serta keterbatasan kapasitas angkut, mengingat pesawat juga digunakan untuk mendukung distribusi material dan logistik untuk kebutuhan penting lainnya.