NADIKABAR.COM — Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memblokir barcode (QR) pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi 1.274 nomor polisi kendaraan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena tidak sesuai dengan ketentuan Program Subsidi Tepat.
"Pemblokiran ini bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu.
Ia mengatakan hasil pemantauan dan verifikasi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel hingga September 2026 sebanyak 1.274 nopol kendaraan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diblokir barcode pembelian BBM bersubsidi, karena terindikasi membeli BBM bersubsidi secara berulang yang tidak sesuai dengan peruntukannya.