Sementara itu, jumlah pemblokiran nopol kendaraan di Sumatera Selatan sebanyak 2.439 unit, 2.793 nopol di Lampung, 1.117 nopol di Jambi, 966 nopol di Bengkulu, sebagai bagian dari langkah pengawasan untuk menjaga penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
"Kami terus memperkuat pengawasan dalam penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk bersubsidi dapat diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Ia menyatakan pengawasan ini dilakukan bersama dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung penyaluran BBM bersubsidi yang transparan, tepat sasaran dan sesuai ketentuan.