NADIKABAR.COM — Kegiatan welll intervention atau intervensi sumur yang dilakukan oleh PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil mengoptimalkan produksi migas sumur BN-38 di Lapangan Bunyu, Bulungan, Kaltara.
"Keberhasilan well intervention pada sumur ini mencatatkan peningkatan produksi yang signifikan dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel pada awal produksi setelah intervensi dilakukan," kata Senior Manager Bunyu Field, Ruri Heriandi di Pulau Bunyu, Bulungan, Selasa.
Dia mengatakan tidak hanya minyak, produksi gas dari sumur tersebut menunjukkan peningkatan mencapai 0,52 juta standar kaki kubik gas (MMSCFD) dari target 0,10 MMSCFD.
Peningkatan produksi Sumur BN-38 merupakan hasil evaluasi komprehensif dengan pemutakhiran analisis data subsurface, termasuk data saturasi log, untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai keberadaan dan potensi sisa hidrokarbon.
“Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan strategi intervensi yang tepat, termasuk penerapan water shut off dengan mengisolasi dan melakukan penyemenan pada interval yang terindikasi menghasilkan air," kata Ruri.