NADIKABAR.COM — Pertamina EP Tambun Field meningkatkan produksi gas Lapangan Jatinegara menjadi 12,3 juta standar kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD) pada Oktober 2026 melalui dua inovasi operasi yang memperbaiki kinerja sumur.

"Capaian ini meningkat hampir 1,5 kali lipat, dibandingkan rata-rata produksi sebelum Lapangan Jatibarang dikelola kembali oleh Pertamina EP pada Februari lalu, yakni sebesar 8,3 MMSCFD," kata Senior Manager Pertamina EP Tambun Field Totok Parafianto terkonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Dia menyampaikan peningkatan tersebut didukung penerapan dua inovasi, yang dilaksanakan pada April dan Mei tahun ini, yakni CEMARA dan STEP UP 2.0.

Kedua inovasi itu dikembangkan untuk menjawab tantangan pada sumur JNG-003 dan JNG-004.

Pada sumur JNG-003, tantangan yang dihadapi adalah tingginya produksi air yang menyertai aliran gas. Kondisi itu membutuhkan penanganan secara rutin dan berpengaruh terhadap efisiensi operasi.

Melalui inovasi CEMARA, Pertamina EP Tambun Field melakukan pemeriksaan kondisi di dalam sumur untuk mengidentifikasi sumber masuknya air sebelum menentukan langkah perbaikan yang tepat.