NADIKABAR.COM — PT Pertamina (Persero) mengembangkan pengumpulan minyak jelantah berbasis koperasi untuk mendukung ketahanan energi nasional, menjaga lingkungan serta membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat melalui pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi bahan bakar bernilai tinggi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis, mengatakan pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan upaya mendukung kemandirian energi nasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah rumah tangga.

Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran percontohan pengumpulan minyak jelantah melalui koperasi serta penandatanganan kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Pertamina di Desa Dawuhan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Lebih lanjut, Simon mengatakan Desa Dawuhan dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki potensi minyak jelantah yang cukup besar, didukung aktivitas kuliner masyarakat, termasuk usaha mendoan dan getuk goreng yang menjadi produk khas daerah tersebut.

Menurut dia, minyak jelantah yang selama ini kerap dibuang setelah digunakan untuk memasak masih memiliki nilai ekonomi apabila dikumpulkan dan diolah dengan tepat.