NADIKABAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga terus mendorong bank sampah selaku mitra binaan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengumpulkan minyak jelantah untuk pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan saat ini kegiatan pengumpulan minyak jelantah dilakukan tiga bank sampah binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap yakni Beo Asri, Abhipraya, dan Cahaya Asri.

Menurut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, melalui pengumpulan minyak jelantah, masyarakat tidak hanya memperoleh nilai ekonomi dari limbah rumah tangga, tetapi juga turut berkontribusi mengurangi pencemaran lingkungan.

"Hal ini juga sejalan dengan semangat Pertamina Patra Niaga dalam memanfaatkan minyak jelantah sebagai salah satu bahan baku Bioavtur atau sustainable aviation fuel (SAF) yang ramah lingkungan," ujar dia.

Kitty melanjutkan keberhasilan pengelolaan minyak jelantah tidak terlepas dari peran berbagai pihak yang terlibat.

"Pengelolaan minyak jelantah membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, pendampingan yang berkelanjutan, serta terbukanya akses penyaluran hasil pengumpulan. Melalui kolaborasi tersebut, limbah rumah tangga dapat dikelola secara lebih bertanggung jawab dan memiliki nilai guna yang lebih besar," katanya menambahkan.