NADIKABAR.COM — Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir mendorong transformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar mampu menjawab berbagai tantangan global, dengan menekankan peran lembaga dunia harus mampu menyelesaikan persoalan nyata.

"Norma saja tidak akan cukup untuk membawa PBB melangkah hingga 2045. PBB di masa depan tidak hanya harus menetapkan aturan, tetapi juga harus menyelesaikan berbagai persoalan," kata Arrmanatha saat menyampaikan pidato UN Day di Jakarta, Selasa.

Selama 80 tahun terakhir, menurutnya, PBB telah menjadi salah satu lembaga utama dalam penetapan norma global, antara lain di bidang hak asasi manusia (HAM), hukum laut, dan pembangunan berkelanjutan.

Namun, perubahan dunia menuntut PBB untuk terus beradaptasi agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan masa depan.