NADIKABAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendorong kemandirian penyandang disabilitas di Bitung, Sulawesi Utara, melalui program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU).

Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto menyampaikan bahwa PADU diarahkan untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas agar dapat mengembangkan keterampilan dan terlibat aktif dalam kegiatan ekonomi.

"Melalui PADU, Pertamina mendukung peningkatan keterampilan penyandang disabilitas sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan usaha yang memiliki nilai ekonomi," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Program PADU, yang dilaksanakan Pertamina Patra Niaga melalui Integrated Terminal (IT) Bitung bersama kelompok binaan KALEB Community tersebut, mengolah limbah kelapa menjadi kerajinan bernilai ekonomi.

"Inisiatif ini sekaligus menjadi wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan, menghasilkan produk kreatif, serta membuka peluang usaha produktif yang inklusif dan berkelanjutan," ujar dia.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan trainers of trainer (ToT) dan pelatihan pembuatan kerajinan dengan memanfaatkan kayu kelapa, batok kelapa, dan sabut kelapa sebagai bahan baku kerajinan.

Para tutor terlebih dahulu memperoleh pelatihan dari tenaga profesional agar memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan untuk mendampingi proses produksi anggota kelompok.