"Pertamina Patra Niaga tetap mengintensifkan pemantauan dan langkah penanganan untuk menjaga kelancaran distribusi serta pelayanan BBM kepada masyarakat," katanya menambahkan.

Penguatan distribusi juga dilakukan melalui penambahan armada dan optimalisasi operasional terminal.

Di Jawa Timur, Pertamina Patra Niaga menambah 41 mobil tangki melalui skema spot charter dengan kapasitas total 1.184 kiloliter (kl), mengoperasikan sejumlah terminal selama 24 jam, serta mengoptimalkan layanan di 17 SPBU yang beroperasi 24 jam.

Di Sulawesi Utara, ditambahkan 11 mobil tangki melalui skema spot charter dengan kapasitas 200 kl, sementara operasional Integrated Terminal (IT) Bitung diperpanjang menjadi 24 jam.

Adapun di Lampung, penguatan distribusi dilakukan melalui penambahan 20 mobil tangki dengan kapasitas 320 kl, serta pengalihan pasokan dari IT Palembang sebesar 120 kl.