Minyak jelantah yang dikumpulkan ditukarkan dengan sejumlah uang, sehingga memberikan tambahan nilai ekonomi bagi masyarakat yang terlibat.
Pertamina juga menyediakan collection box jelantah di Pasar Amarta Kutawaru agar masyarakat memiliki alternatif untuk menyalurkan minyak jelantah yang sudah tidak digunakan menjadi bernilai ekonomi.
Setiap minyak jelantah yang disetorkan masyarakat dapat ditukarkan dengan sejumlah uang atau saldo e-wallet.
"Melalui program ini, kami ingin mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap minyak jelantah. Limbah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan dapat dikelola secara bertanggung jawab. Dengan kolaborasi bersama masyarakat, kami berharap ekosistem pengumpulan minyak jelantah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lingkungan maupun ekonomi," tambah Taufik.
Selain itu, produk Pertamina SAF telah dipasarkan kepada beberapa maskapai penerbangan domestik dan internasional.
Pertamina Patra Niaga juga telah berhasil melakukan uji coba pengolahan jelantah sebagai salah satu bahan baku Green Gasoline.
"Melalui sinergi antara inovasi teknologi kilang dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina Patra Niaga terus mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkular di Indonesia," jelas Taufik.