NADIKABAR.COM — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengintensifkan langkah pemulihan layanan BBM di Bali melalui penguatan pasokan, kesiapan armada dan personel operasional, serta penerapan pengaturan pengisian BBM.
"Kami memastikan kesiapan pasokan berjalan seiring dengan dukungan operasional yang diperlukan. Pemantauan terus dilakukan agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan," kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Ahad mengatakan bahwa berbagai langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dia, Pertamina Patra Niaga menargetkan stok BBM di Terminal Manggis, Kabupaten Karangasem, dan Fuel Terminal Sanggaran, Kota Denpasar, mencapai 48 juta liter pada 17 Oktober 2026. Jumlah tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan selama 14–15 hari ke depan.