NADIKABAR.COM — Konsumsi LPG 3 kilogram bersubsidi semakin meningkat setiap tahunnya sehingga berdampak pada anggaran subsidi energi. PT Pertamina Patra Niaga berupaya untuk mengurangi beban keuangan negara tersebut.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan pihaknya tengah gencar memberikan edukasi kepada konsumen agar beralih ke produk-produk non subsidi, seperti Bright Gas. Pihaknya ingin agar LPG bersubsidi hanya digunakan untuk masyarakat menengah ke bawah, dengan begitu pihaknya bisa mengurangi jumlah anggaran subsidi dari negara.

"Kita juga harapkan secara peruntukan sebenarnya ini adalah digunakan untuk mungkin masyarakat atau konsumen yang kelas menengah ke atas. Jadi ini salah satu tujuan untuk bisa mengurangi beban negara dalam hal beban APBN khususnya untuk subsidi dan kompensasi," ujar Eko dalam acara Pertamax Journey di Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).