Di tengah kondisi tersebut, dukungan orang-orang terdekat menjadi penting. Teman, pelatih, dan keluarga terus menjaga semangatnya. Dorongan mereka menjadi bekal sebelum Jasmine memasuki lintasan.

Ketika saatnya bertanding tiba, ia memilih untuk tidak memikirkan terlalu banyak hal.

Pada babak awal, Jasmine bersama rekan senegaranya, Amellya Nur Sifa, memilih bermain aman. Mereka tidak mengambil risiko berlebihan dan fokus memastikan tempat di final.