β€œSetiap liter bahan bakar harus dapat ditelusuri, setiap penerima subsidi harus dapat diverifikasi, dan setiap komoditas energi harus memiliki rekam jejak digital yang terpercaya,” tegas Teguh.

Ia menambahkan prinsip ketertelusuran digital juga diperlukan dalam pengembangan energi hijau, terutama untuk memastikan transparansi data emisi, sertifikasi dan transaksi karbon.

Melalui penguatan teknologi keamanan dan kolaborasi lintas sektor, PERURI berupaya mendukung tata kelola energi nasional yang lebih efisien, transparan dan akuntabel.