Kedua pelaku usaha sebelumnya telah mengikuti program inkubasi PERURI Digital Entrepreneur Academy dan melalui proses kurasi sebelum memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada pasar internasional.

Menurut Adi, kehadiran dua jenama tersebut menunjukkan pembinaan berkesinambungan yang dilakukan perusahaan berperan efektif dalam melahirkan komoditas lokal bernilai tambah tinggi yang siap bersaing secara global.

Adi menambahkan, pendampingan UMKM tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga kesiapan pelaku usaha menghadapi kebutuhan pasar internasional.

“Kami ingin UMKM binaan PERURI tampil dengan produk yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan, sesuai dengan standar yang dicari pasar internasional,” ujar Adi.